Kurikulum

button-twitter.png button-facebook.png

Silabus Mata Kuliah

MATEMATIKA 1
 
KODE             : PMT301
BOBOT           : 3 sks
SEMESTER   : 1
PRASYARAT : -
KO-SYARAT  : -
 
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami dan mengerti serta terampil bagaimana membuat grafik fungsi, menentukan harga fungsi, menghitung limit dan menentukan kekontinuan limit fungsi, menentukan diferensial fungsi eksplisit dan implisit, menyelesaikan penerapan aplikasi diferensial (jari-jari dan pusat kelengkungan, masalah optimasi). Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip dasar matematika 1 untuk menyederhanakan permasalahan yang ditemui dilapangan. Mahasiswa mampu menunjukkan sikap bertanggungjawab atas tugas secara mandiri.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sais alam
  2. Prinsip rekayasa untuk menyelesaikan masalah
  3. Matematika rekayasa pada bidang rekayasa serta perancangan pembangunan prasarana
METODE PEMBELAJARAN
Kuliah, latihan, dan diskusi.
 
RUJUKAN
  1. Purcell, E.J., Dale, V. (2003). Kalkulus jilid 1. Edisi 8. Erlangga.
  2. Soemartojo, N. (1985). Kalkulus Dasar. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi. Universitas Indonesia.
SISTEM STRUKTUR BANGUNAN TEKNIK SIPIL
 
KODE             : PUS201
BOBOT           : 2 sks
SEMESTER   : 1
PRASYARAT : -
KO-SYARAT  : -
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang sistem yang terdapat pada suatu bangunan dalam menciptakan suatu keseimbangan agar bangunan dapat berdiri, antara lain berisi: pengenalan interchange (sebidang, tak sebidang), jalur lalu lintas kawasan permukiman, pengenalan elemen bangunan gedung (fondasi, rangka bangunan, lantai, atap, tangga, sanitasi) dan jembatan (bangunan atas & bawah), bangunan sungai, beban keairan, sifat umum hujan, intensitas hujan, permasalahan dewatering (pengeringan) pada pelaksanaan bangunan, aliran sungai (aliran saluran terbuka, tampang saluran persegi, trapesium,lingkaran), perancangan sederhana beban aliran, perancangan sederhana dimensi tampang saluran pada utilitas drainase kawasan, aspek lingkungan dalam struktur bangunan.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami pengertian bangunan teknik sipil, baik yang bersifat bangunan keairan, bangunan transportasi, bangunan gedung, serta perancangan sederhana aspek teknik sipil pada kawasan permukiman. Mahasiswa mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan yang sesuai dengan bidang keahliannya. Mahsiswa mampu menemukan sumber masalah melalui proses penyelelidikan serta analisis data. Mahasiswa mampu menunjukkan sikap bertanggungjawab atas bidang keahliannya.
BAHAN KAJIAN
Implementasi ilmu pengetahuan, teknologi berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah.
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran berbasis masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
Sutarman, E., (2013). Konsep dan Aplikasi Pengantar Teknik Sipil. Andi.
 
ANALISIS STRUKTUR 1
 
KODE             : PAS301
BOBOT           : 3 sks
SEMESTER   : 1
PRASYARAT : -
KO-SYARAT  : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang pemahaman arti, konsep, dan ketentuan yang harus dipenuhi dalam mekanika rekayasa, gaya, momen kopel, aksi reaksi, resultante, kesetimbangan statis, dinamis, stabil dan tidak stabil, pemahaman hukum ketimbangan gaya, prinsip statika, penguraian dan penyusunan gaya, poligon batang/gambar kutub, cara analitis dan grafis, pemahaman dan perhitungan struktur rangka batang, statis tertentu dan statis tak tentu, luar dan dalam, cara analitis dan grafis, yaitu kesetimbangan titik, culman, ritter, cremona, pemahaman dan perhitungan struktur balok statis tertentu, reaksi secara analitis dan grafis, gaya-gaya dalam momen, lintang dan normal termasuk balok gerber; pemahaman dan perhitungan struktur portal statis tertentu, reaksi secara analitis dan grafis, gaya-gaya dalam momen, lintang dan normal.
 
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami pengertian asumsi di dalam mekanika rekayasa, menghitung gaya-gaya dalam momen, lintang dan geser pada struktur statis tertentu balok, portal, gerber, maun rangka batang secara analitis maupun grafis. Mahasiswa mampu menguasai konsep untuk diterapkan pada analiasa yang lebih lanjut. Mahasiswa mampu menerapkan pemikiran logis dalam penyelesaian masalah yang lebih kompleks. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip mekanika rekayasa pada permasalahan yang lebih rumit. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab terhadap penyelesaian tugas yang diberikan.
 
BAHAN KAJIAN
  1. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
  2. Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Kuliah, tugas, dan latihan
RUJUKAN
a.   Shedd, T.C., Vawter, J (1959). Thoery of Simple Structure, 2nd Edition. John Wiley & Sons, New York.
b.   Timoshenko, S.P., Young, D.H. (1965). Theory of Structures, 2nd Edition. McGraw Hill.
c.   Wirjomartono, S. (1969).  Mekanika Teknik Konstruksi  Statis  Tertentu. Jajasan Penerbit FIP – IKIP. Jogyakarta.
 
ILMU UKUR TANAH
 
KODE             : PUT201
BOBOT           : 2 sks
SEMESTER   : 1
PRASYARAT : -
KO-SYARAT  : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang pemahaman mengenai konsep ilmu ukur tanah, peralatan ukur tanah, sistem koordinat, perhitungan azimuth, pemetaan situasi, pemetaan situasi, pemetaan topografi, pengukuran pada peta, perhitungan luas dan volume galian dan timbunan, serta pelaksanaan survey lapangan.
 
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu mengerti konsep sistem koordinat serta perhitungannya, sehingga mampu menghitung pekerjaan galian dan timbunan berdasarkan elevasi dari pengukuran lapangan. Mahasiswa mampu menguasai prinsip untuk melakukan aplikasi dilapangan. Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip ilmu ukur tanah untuk menyelesikan pekerjaan dilapangan. Mahasiswa mampu menunjukkan sikap bertanggungjawab terhadap tugas yang diberikan.
BAHAN KAJIAN
  1. Teoritis sains-rekayasa (engineering sciences)
  2. Prinsip-prinsip rekayasa engineering (engineering principles)
  3. Analisis dan rekayasa
  4. Analisis dan perancangan pembangunan prasarana dan infrastruktur
METODE PEMBELAJARAN
Kuliah dan praktikum.
RUJUKAN     
  1. Benton, A.R., Taetz, P.J. (1991). Elements of Plane Surveying. McGraw-Hill.
  2. Wolf, P.R., Brinker, R.C. (1994). Elementary Surveying, 6th Edition. International Textbook Company.
  3. Roberts, J. (1995). Construction Surveying, Layout, and Dimension Control. Delmar.
FISIKA
 
KODE             : IFI201
BOBOT           : 2 sks
SEMESTER   : 1
PRASYARAT : -
KO-SYARAT  : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan gelombang, bunyi (akustik), cahaya (iluminasi dalam gedung), panas (heat transfer), energi impuls, dan momentum, gaya sentrifugal dan sentripetal.
 
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Agar mahasiswa memahami tentang hukum-hukum dasar mekanika dan gelombang mekanika sehingga dapat menerapkannya dalam persoalan-persoalan sederhana di bidang rekayasa sipil. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab ataspekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasain konsep sains dalam pengaplikasian pada masalah bidang rekayasa. Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur. Mahasiswa mampu menerapkan ilmu sains alam serta prinsip rekayasa untuk menyelesaikan masalah kompleks bidang rekayasa.
 
BAHAN KAJIAN
Konsep sains alam
 
METODE PEMBELAJARAN
Kuliah, latihan, tugas, dan diskusi.
RUJUKAN
  1. Halliday, D., Resnick, R. & Walker, J., (2004). Fundamentals of Physics, 7 th Edition. John Wiley & Son.
  2. Tippler, P.A., (1991). Physics for Scientists and Engineers, Worth Publisher.
 
ILMU BUDAYA DASAR
 
KODE             : PUD 201
BOBOT           : 2 sks
SEMESTER   : 1
PRASYARAT : -
KO-SYARAT  : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Ilmu budaya dasar merupakan ilmu yang mempelajari hasil budi daya manusia, baik menyangkut nilai-nila/ norma-norma, pola kehidiupan sosial masyarakat, maupun wujud fisik hasil karya masyarakat. Melalui pengetahuan ini, dapat mengenal dan memahami kearifan lokal (budaya Indonesia), serta dapat mengembangkan menjadi dasar pembangunan bagi peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat dengan bagaimana memanfaatkan kearifan lokal menjadi penggerak pembangunan melalui aspek-aspek pranata, etika, dan manajemen pembangunan.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian nilai-nilai kearifan lokal dan budaya sehingga mampu menjelaskan dan menggambarkan wujud fisik pola permukiman, bentuk bangunan, struktur konstruksi, detail-detail dan lain-lain dari permukiman tradisional. Mahasiswa mampu menerapkan ilmu pengetahuan dengan menerapkan nilai humaniora. Mahasiswa mampu menghargai keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia.
BAHAN KAJIAN
Mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila.
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran berbasis masalah/Problem Based Learning (PBL).
RUJUKAN
  1. Arya Ronald , Dr. Ir. (2005). Bambu Dalam Desain Arsitektur. Workshop Teknnologi Struktur Bambu.Yogyakarta.
  2. (1994). Konstruksi atap bangunan tradisional Indonesia. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Universitas Indonesia Depok.”
  3. (1993). Arsitektur Tradisional Tanah Toraja. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta.
  4. Morisco, Arya Ronald , Dr. Ir. (1999). Rekayasa Bambu. Nafiri Offset. Yogyakarta.
  5. Suwandoyo Sidiq. (1996). Pemanfaat Kayu Untuk Bangunan Rumah. Workshop on Timber Engeneering Low Cost Hausing. Bandung.
  6. Suwarno Wirjomartono, Ir (1968). Konstruksi Kayu Jilid I. Yayasan Penerbitan FIP – IKKIP. Yogyakarta.
  7. Sumalyo, Yulianto. (2001). Struktur  Dalam Arsitektur Rumah Adat Tanah Toraja.  Makalah Dalam Rapat Penyusuna Pedoman Pemugaran Dan Konversi Bangunan. Jakarta.
  8. Syafwandi. (1993). Arsitektur Tradisional Tanah Toraja. Proyek Penelitian Pengkajian Dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya.         
  9. Sigit Wijaksono. (2000). Pemanfaatan Bambu sebagai Bahan Bangunan. laporan Teknis Berkala Binus
 
PEMROGRAMAN komputer
 
KODE             : PPK201
BOBOT           : 2 sks
SEMESTER   : 1
PRASYARAT : -
KO-SYARAT  : Matematika 1
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisi materi bahasa pemrograman Visual Basic 6 (VB6), dasar-dasar pemrograman, bagan alir pembuatan suatu program, pembuatan suatu model perhitungan teknik sipil secara sederhana.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahahiswa mengenal salah satu bahasa pemrograman dan mampu membuat suatu program sederhana yang dapat digunakan untuk perhitungan dalam teknik sipil. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa mengetahui perkembangan teknologi terbaru dan terkini. Mahasiswa menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi teknologi sesuai dengan bidang keahliannya. Mahasiswa mampu memanfaatkan perangkat perencanaan yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang kompleks.
BAHAN KAJIAN
Teknik komunikasi dan teknologi terbaru dan terkini
 
METODE PEMBELAJARAN
Kuliah dan praktikum.
RUJUKAN
  1. Kusrianto Adi.(2010). Mengaplikasikan Formula dan Fungsi Exel 2007 untuk Menyelesaikan Pekerjaan Sehari-hari. PT Elex Media Komputindo Kompas Gramedia. Jakarta.
  2. Kusrianto Adi. (xxx).Shortcut-Shortcut Unggulan MS Office Word,Exel dan PowerPoint 2007. PT Elex Media Komputindo Kompas Gramedia. Jakarta.
BAHAN BANGUNAN
 
KODE             : PBB201
BOBOT           : 2 sks
SEMESTER   : 1
PRASYARAT : -
KO-SYARAT  : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang klasifikasi batuan alam untuk konstruksi, pengenalan terhadap pasir, kerikil, koral dan batu pecah, batu bata, batako, interblok/ pavingblock, jenis-jenis semen proses pembuatan baja untuk konstruksi, jenis-jenis dan sifat-sifat dan sifat-sifat besi maupun baja, korosi dan pencegahannya, sifat-sifat mekanik, fisik dan kimia dari pada kayu sebagai bahan bangunan, cara-cara dan kegunaan dari pada pengeringan dan pengawetan kayu, pemanfaatan sisa kayu dan berbagai jenis produk dari kayu bernilai rendah, jenis-jenis dan proses pembuatan plastik, sifat-sifat dan pemakaiannya untuk proyek konstruksi, berbagai jenis penutup atap dan penutup lantai, serta kaca yang dipakai untuk proyek konstruksi. proyek-proyek bahan bangunan terbaru seperti beton ringan untuk dinding, gypsum, glassblock, marmer granit dan lain-lain.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami pengetahuan tentang asal-usul, proses, sifat-sifat,dan peraturan yang harus dipenuhi bahan bangunan, sehingga mahasiswa dapat mengetahui penggunaan bahan bangunan dalam perencanaan maupun pelaksanaan kontruksi. Mahasiswa mampu menguasai prinsip untuk melakukan aplikasi dilapangan. Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip ilmu ukur tanah untuk menyelesikan pekerjaan dilapangan. Mahasiswa mampu menunjukkan sikap bertanggungjawab terhadap tugas yang diberikan.
 
BAHAN KAJIAN
Prinsip dan rekayasa teknik (termasuk peraturan, norma, standar, pedoman, dan manual).
METODE PEMBELAJARAN
Kuliah dan praktikum.
RUJUKAN
  1. Krdiyono Tjokrodimulyo, ME. (1992). Bahan Bangunan. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.
  2. Marlan, Sugijamto.(1975). Logam Sebagai Bahan Bangunan. Lembaga Penyelidikan Masalah Bangunan. Bandung.
  3. Moh. Anas Aly, (2001). Mengenal Teknik Konstruksi Interblok. Yayasan Pengembang Teknologi dan Manajemen. Jakarta.
  4. R. Sagel, P. Kole dan Gideon Kusuma. (1993). Pedoman Pengerjaan Beton Berdasarkan SKSNI T-15-1991-03. Erlangga. Jakarta.
  5. S.M. Ritonga. (1969). Bahan Bangunan. Lembaga Penyelidikan Masalah Bangunan. Bandung.
 
Menggambar bangunan sipil
 
KODE             : PMB402
BOBOT           : 3 sks
SEMESTER   : 2
PRASYARAT : -
KO-SYARAT  : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisi tentang pengenalan tentang teknik menggambar dalambangunan teknik sipil, proyeksi, elemen-elemen bangunan gedung bertingkat rendah seperti fondasi, dinding, pintu/ jendela, lantai, langit-langit, tangga, plat lantai dan rencana atap.
 
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa selain mengenal elemen-elemen bangunan teknik Sipil, mampu membaca gambar,dan bisa mengoperasikan program AutoCAD.Mengaplikasikan AutoCAD dalam gambar-gambar denah, tampak, potongan rencana fondasi, rencana atap, sampai pada detail dari komponen bangunan. Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur. Mahasiswa mampu memilih perangkat perancangan. Mahasiswa mampu menunjukkan sikap bertanggungjawab berhadap tugas yang diberikan.
 
BAHAN KAJIAN
Implementasi ilmu pengetahuan, teknologi berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dan deskriptif sainfik hasil kajian.
METODE PEMBELAJARAN
Kuliah, latihan, dan diskusi.
RUJUKAN
  1. Roy, C., Roger, G. (2007). Building Construction Handbook. Printedand   Bound in Great Britain.
  2. Frick, H. (1993). Ilmu Konstruksi Bangunan 1 & 2. Kanisius. Yogyakarta.
  3. Benny, P. (1996). Konstruksi Bangunan Gedung bertingkat rendah. Universitas Atmajaya. Yogyakarta.
  4. Mikael, S.,  SmitDev Community. (2011). Mastering AutoCAD. PT. Alex  Media Komputindo. Jakarta.
  5. Mikael, S. (2010), 123 Langkah Cepat Menguasai AUTOCAD 2D. Smitr Dev.Com & Andi. Jakarta.
MAtematika 2
 
KODE                      : PMT202
BOBOT                    : 3 sks
SEMESTER            : 2
PRASYARAT          : Matematika 1
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang integral tak tentu meliputi konsep integral, substitusi trigonometri, integral parsial, integral fungsi rasional, serta integral tertentu yang meliputi luas bidang datar, volume, panjang busur, luas permukaan bidang putar, momen, titik berat dan momen inersia.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami dan menyelesaikan integral tertentu, serta mampu menghitung luas bidang datar, volume benda putar, panjang busur, luas permukaan benda putar, momen, titik pusat massa dan momen inersia. Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur. Mahsiswa mampu menerapkan prinsip matematika untuk menyederhanakan permasalahan yang ditemukan dilapngan.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sais alam.
  2. Prinsip rekayasa untuk menyelesaikan masalah
  3. Matematika rekayasa pada bidang rekayasa serta perancangan pembangunan prasarana
METODE PEMBELAJARAN
Kuliah, latihan, dan diskusi.
RUJUKAN
a.   Purcell, E.J., Dale, V. (2003). Kalkulus jilid 1. Edisi 8. Erlangga.
b.   Soemartojo, N. (1985). Kalkulus Dasar. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi. Universitas Indonesia.
c.   Ayres,F., Mendelson, E. (2002). Kalkulus. Erlangga. Jakarta.
 
ANALISIS STRUKTUR 2
 
KODE                      : PAS302
BOBOT                    : 3 sks
SEMESTER            : 2
PRASYARAT          : Analisis Struktur 1
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang pemahaman dan perhitungan garis pengaruh dari balok statis tertentu, balok gerber,portal, dan rangka batang baik gaya lintang, gaya normal, maupun momen akibat beban terpusat dan merata, pemahaman dan perhitungan titik berat, garis berat penampang, momen inersia, momen inersia produk baik untuk penampang utuh maupun berlubang.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami pengertian dan perhitungan garis pengaruh balok, portal statis tertentu, balok gerber, dan rangka batang, dan dapat menentukan properti penanampang. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai konsep teoritis sains-rekayasa (engineering sciences) dan perancangan prinsip-prinsip rekayasa (engineering principles). Mahasiswa mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan sesuai dengan bidang keahliannya. Mahasiswa mampu menemukan sumber masalah rekayasa struktur, rekayasa geoteknik, maupun bidang rekayasa lainnya.
BAHAN KAJIAN
Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa dan analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Kuliah, latihan, dan tugas.
RUJUKAN
a.   Timoshenko, S.P., Young, D.H. (1965). Theory of Structures, 2ndEdition. McGraw Hill.
b.   Wirjomartono, S. (1969).  Mekanika Teknik Konstruksi  Statis  Tertentu. Jajasan Penerbit FIP – IKIP. Jogyakarta.
c.   Timoshenko, S (1983). Strength  of  Materials. Dover Publications. New York.
 
 
TEKNOLOGI BAHAN
 
KODE                      : PST302
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 2
PRASYARAT          : Bahan Bangunan
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang pengenalan teknologi beton, materi-materi pembentukan beton, peraturan-peraturan/standar beton, rancangan campur beton, pengajaran beton, mencampur, mengangkut, menuang memadatkan, merawat, penguji kuat tekan dan lentur beton, evaluasi kuat tekan dan lentur beton, perawatan dan perbaikan struktur beton, baja tulang sifat jenis, material pembentuk, penguji tarik dan lengkung dingin pada baja tulangan, evaluasi pengujian baja tulang.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami aspek material beton maupun baja, mahasiswa mengetahui komposisi pembuatan material beton, baik material alami maupun bahan tambahan untuk meningkatkan kekuatan beton itu sendiri, mampu mendesain campuran beton,  mampu mengetahui proses pengujian tarik dari material baja. Mahasiswa menguasain konsep sains dalam pengaplikasian pada masalah bidang rekayasa. Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur. Mahasiswa mampu menerapkan ilmu sains alam serta prinsip rekayasa untuk menyelesaikan masalah kompleks bidang rekayasa.
BAHAN KAJIAN
Teknik komunikasi dan teknologi terbaru dan terkini.
METODE PEMBELAJARAN
Kuliah dan praktikum.
RUJUKAN
  1. Peraturan Beton Bertulang Indonesia 1971
  2. Nevile, A.M., (1985) Properties Concrete, Fourth Edition, Longman Scientific and Technical, London.
  3. Nevile, A.M., Brooks, J.J., (1987) Concrete Technology, Longman Scientific and Technical, London.
  4. Patton, W.J., (1976). Contraction Materials, Englewood Cliff New Jerse.
 
STATISTIK DAN PROBABILITAS
 
KODE                      : PUM201
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 2
PRASYARAT          : -
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentangperanan teori probabilitas dalam bidang rekayasa, konsep-konsep dasar probabilitas (peristiwa dan probabilitas, elemen teori himpunan, matematika ilmu probabilitas), model analitik dari fenomena acak (variabel acak, distribusi probabilitas yang penting, variabel acak ganda), fungsi variabel acak (distribusi probabilitas yang diturunkan, momen dari fungsi variabel acak), penaksiran parameter dari data pengamatan, penentuan model distribusi secara empirik (kertas probabilitas, pengujian keabsahan dari distribusi yang diasumsikan; analisis regresi dan korelasi; pendekatan bayes, elemen-elemen dari jaminan dan penerimaan mutu sampling.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu untuk mengaplikasikan konsep-konsep statistik dan probabilitas dalam perencanaan dan perancangan rekayasa. Mahasiswa mampu menunjukkan sikap bertanggungjawab ataspekeerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai prinsip dalam mengaplikasikan matematika rekayasa dalam permasalahan yang lebih kompleks. Mahasiswa menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan ilmu pengetahuan. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip-prinsip matematika untuk bidang rekayasa struktur, geoteknik, maupun bidang rekayasa lainnya.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sais alam
  2. Prinsip rekayasa untuk menyelesaikan masalah
  3. Matematika rekayasa pada bidang rekayasa serta perancangan pembangunan prasarana
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
  1. Ang, A H-S & Tang W.H. (1987). Konsep-konsep Probabilitas dalam Perencanaan dan Perancangan Rekayasa.
  2. Benjamin, JR & Cornell C.A.(1970). Prabability, Statistic and Decission  for Civil Engineers Mc. Graw Hill, Inc. New York.
  3. Walpole, R.E & Myers R.H. (1986).  Ilmu  Peluang  dan  Statitika  untuk Insinyur  dan  Ilmuwan. Penerbit ITB. Bandung.
 
DASAR-DASAR REKAYASA TRANSPORTASI
 
KODE                      : PTT201
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 2
PRASYARAT          : -
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang sejarah perkembangan transportasi, teknologi transportasi, prasarana dan sarana transportasi, moda transportasi darat (jalan raya, jalan rel), moda transportasi air, moda transportasi udara, moda transportasi menerus, faktor-faktor dalam operasi transportasi, perencanaan transportasi, dan sistem transportasi nasional.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami sistem dan sistem transportasi, hubungan tata guna lahan dan transportasi, aksebilitas, hubungan intensitas tata guna lahan aksebilitas dan mobilitas, sistem aktifitas, sistem pelayanan, sistem pergerakan dan kelembagaan, model sederhana hubungan demand dan suplai, konsep angkutan barang. Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur. Mahasiswa mampu menerapkan ilmu sains alam serta prinsip rekayasa untuk menyelesaikan masalah kompleks bidang rekayasa.
BAHAN KAJIAN
  1. Teoritis sains-rekayasa (engineering sciences)
  2. Prinsip-prinsip rekayasa engineering (engineering principles)
  3. Analisis dan rekayasa
  4. Analisis dan perancangan pembangunan prasarana dan infrastruktur, dan prinsip rekayasa untuk menyelesaikan masalah
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
  1. AASHTO. (1994). A Policy on Geometric Design of Highways and Street, American Association of State Highway and Transportation Officials. Washington D.C.
  2. Basuki Heru. (1985). Merancang dan Merencanakan Lapangan Terbang, Penerbit Alumni. Bandung.
  3. Departemen Perhubungan. (1994). Sistem Transportasi Nasional. draft 6. Dep. Hub. Jakarta.
  4. Departemen Perhubungan.(1995). Sistem Transportasi Nasional-Jaringan Transportasi Nasional. draft 2. Dep. Hub. Jakarta.
 
TEKNIK PENULISAN DAN PRESENTASI
     
KODE                      : PUI201
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 2
PRASYARAT          : -
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentangpengertian minat, topik, pertanyaan dan permasalahan, definisi permasalahan,model umum problem-solving, ilmu pengetahuan dan penelitian, metode ilmiah, studi kepustakaan, perumusan masalah, laporan ilmiah dan jenis-jenis laporan ilmiah, komunikasi tertulis, hak, kewajiban dan tanggungjawab penulis, pemantapan bekal menulis, kemudahan perangkat kebahasan, penguasaan kata, kalimat, paragraf dan gaya. Pengarahan sarana pendukung yaitu seluk beluk tabel, liku-liku ilustrasi, tata cara pengacuan, etika pengutipan, pendokumentasian sumber rujukan, perencanaan naskah ilmiah, anatomi karya ilmiah judul dan judul pelari, baris kepemilikan, abstrak dan ringkasan, kata kunci, pendahuluan karya ilmiah, metodologi, penyajian data atau hasil, pembahasan (kesimpulan), persantunan, pustaka acuan dan bibliografi. Teknik presentasi yaitu pengertian presentasi, kurva perhatian, penyampaian pesan menggunakan gambar, sasaran presentasi, slide, persiapan presentasi, faktor-faktor dalam presentasi.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu untuk mengaplikasikan teknik penulisan untuk penulisan naskah dalam jurnal dan teknik presentasi untuk tugas akhir maupun seminar. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa mengetahui pengetahuan tentang komunikasi dan perkembangan teknologi terbaru dan terkini. Mahasiswa mampu menyusun deskriptif saintifik hasil kajian tersebut dalam bentuk laporan tugas akhir. Mahasiswa mampu melakukan riset yang mencakup identifikasi, formulasi, dan analisis masalah rekayasa pada bidang rekayasa geoteknik, transportasi, dan perancangan serta pembangunan sarana dan prasarana.
BAHAN KAJIAN
Deskriptif sainfik hasil kajian.
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
  1. Burns, R.B. (2000). Introduction to Research Methods, Long     
  2. Khotari, C.R. (1998). Research Methodology, Wishwa Prakashan, New Delhi
  3. Rifai, M.A. (2005), Pegangan Gaya Penulisan,Penyuntingan dan Penerbitan, GadjahMada University Press      
  4. Sastrowijoto, S. (2005), The Ethics of Writing Manuscripts, Workshop: International Scientific Writing , LEMLIT UGM
  5. Suhendro, B. (2005), How to Write Scientific/Technical Paper for International Journal Publication, Workshop :International Scientific Writing, LEMLIT UGM
  6. Tontowi, A.D. (2005),International Journal, WorkshopInternational Scientific Writing, LEMLIT UGM
  7. VanGundy, A.B. (1988). Techniques of Structured Problem Solving, Van Nostrand Reinhold Company Inc., New York.
 
PENDIDIKAN PANCASILA
 
KODE                      : UPA200
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 2
PRASYARAT          : -
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisi tentang pengertian Pancasila secara Yuridis Konstitusional, azas dan obyek pembahasan, Pancasila dalam konteks perjuangan Bangsa Indonesia, Pancasila sebagai sistem filsafat, mendeskripsikan jati diri bangsa an aspek kajian ontology, epistemology, dan aksiologi. Sebagai dasar etika, implementasi dalam berbangsa dan bernegara. Konsistensi das sollen dan das sein. Pancasila sebagai ideologi sertadalam konteks ketatanegaraan.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu mewujudkan nilai-nilai dasar Pancasila secara konsisten, serta kesadaran berbangsa dan bernegara dalam menerapkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Mahasiswa berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila. Mahasiswa menguasai prinsip dan isu terkini dalam masalah ekonomi, sosial, ekologi secara umum. Mahasiswa mampu mengkaji implikasi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahlian berdasarkan kaidah, tatacara dan etika ilmiah. Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur.
BAHAN KAJIAN
  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Sikap religius
  3. Prinsip dan isu terkini dalam ekonomi, sosial, dan ekologi
  4. Nilai kemanusiaan berdasarkan agama, moral, dan etika.
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
  1. Dikti, (2006). Materi Kursus Dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi.
  2. Kaelan, (2004). Pendidikan Pancasila. Paradigma, Yogyakarta.
  3. Kaelan, (2006). Filsafat Pancasila. Yogyakarta.
  4. Sutrisno, S., (2006). Filsafat Pancasila dan Ideologi Pancasila. Andi. Yogyakarta.
  5. Soekarno, (2006). Filsafat Pancasila. Media Pressindo. Yogyakarta.
  6. Soekarno, (2006). Pancasila Sebagai Dasar Negara.
  7. Undang-Undang Dasar Tahun 1945
 
MAtematika 3
 
KODE                      : PMT303
BOBOT                    : 3 sks
SEMESTER            : 3
PRASYARAT          : Matematika 1 dan Matematika 2
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang fungsi dua variabel atau lebih serta turunan parsialnya, integral lipat dua dan transformasi dalam koordinat polar; integral lipat tiga dan transformasi dalam koordinat tabung dan bola, penerapan integral lipat dalam mencari massa, titik berat dan momen inersia, matriks, invers matriks, perkalian matriks, persamaan simultan linier (cramer, gauss), eigen problem.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mengerti konsep fungsi dua variabel atau  integral lipat dua dan transformasi dalam koordinat polar, integral lipat tiga dalam koordinat tabung dan bola, matriks, invers matriks, persamaan simultan linier, eigen problem dan mengaplikasikannya dalam mata kuliah di jurusan teknik sipil. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai prinsip dalam mengaplikasikan matematika rekayasa dalam permasalahan teknik sipil yang lebih kompleks. Mahasiswa mampu menunjkkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip-prinsip matematika dalam menyelesaikan permasalahan dalam rekayasa struktur, geotenknik, dan bidang rekayasa lainnya.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sais ala
  2. Prinsip rekayasa untuk menyelesaikan masalah
  3. Matematika rekayasa pada bidang rekayasa serta perancangan pembangunan prasarana
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
 
RUJUKAN
  1. Kreyszig, Erwin. (2010). Advanced Engineering Mathematics, 8th Edition, John Wiley and Sons.
  2. Purcell, E.J. (1989) (terjemahan T.N. Susila, dkk). Kalkulus dan Geometri Analitik Jilid 2, Jakarta: Erlangga.
 
STRUKTUR BAJA I
 
KODE                      : PSJ201
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 3
PRASYARAT          : Analisis Struktur 1 dan 2
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang jenis, tipe profil, sifat fisik dan mekanis baja, konsep kekuatan ultimit, kekuatan nominal, ASD dan LRFD, pembebanan, struktur tarik, sambungan baut maupun sambungan las.
cAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami keunggulan dan kelemahan struktur baja, mampu melakukan perencanaan dan perhitungan struktur dengan konsep ASD dan LRFD baik komponen tekan maupun tarik, serta mampu menghitung kapasitas sambungan menggunakan baut dan metode pengelasan. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai konsep teoritis sains-rekayasa (engineering scinces) dan perancangan prinsip-prinsip rekayasa (engineering principles). Mahasiswa menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan. Mahasiswa mampu menemukan sumber masalah, melakukan analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa.
BAHAN KAJIAN
  1. Teoritis sains-rekayasa (engineering sciences)
  2. Prinsip-prinsip rekayasa engineering (engineering principles)
  3. Analisis dan rekayasa
  4. Analisis dan perancangan pembangunan prasarana dan infrastruktur, prinsip rekayasa untuk menyelesaikan masalah.
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
  1. ASCE/SEI 7-10. Minimum Design Loads For Buildings and Other Structures.
  2. Aghayere, A.O., Vigil, J., (2009). Structural Steel Design ; A Practice-Oriented Approach, Pearson.
  3. Salmon, C.G., Johnson, J.E., (1995). Steel Structures Design and Behavior Emphasizing Load and Resistance Factor Design, Fourth Edition, HarperCollins, New York.
 
mekanika tanah
 
KODE                      : PGT401
BOBOT                    : 4 sks
SEMESTER            : 3
PRASYARAT          : -
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan pengertian tanah dan proses pembentukannya, sifat-sifat dasar dan klasifikasi tanah, aliran air dalam tanah, penentuan kepadatan tanah dan nilai California Bearing Ratio (CBR), perhitungan besar dan waktu penurunan tanah, serta menghitung kekuatan geser tanah. Praktikum yang diberikan adalah pengujian specific gravitty (Gs), index test, analisa ukuran butir, atterberg limit, kompaksi dan CBR, konsolidasi, unconfined compression test (UCT), serta triaksial UU, CU, maupun CD.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu mengetahui konsep terbentuknya tanah, teori mekanika tanah, dapat membedakan tanah organik maupun anorganik, mampu melakukan klasifikasi tanah, melakukan perhitungan penurunan tanah, serta kekuatan geser tanah sehingga dapat menerapkannya untuk menangani pernasalahan pada struktur bawah tanah. Serta memiliki kemampuan menggunakan alat laboratorium dan berpengalaman memperoleh data laboratorium yang digunakan untuk perhitungan struktur bawah tanah. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai prinsip dan teknik rekayasa geoteknik. Mahasiswa mampu mengambil keputusan secaratepat dalam konteks penyelesaian masalah. Mahasiswa mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah rekayasa geoteknik.
BAHAN KAJIAN
  1. Teoritis sains-rekayasa (engineering sciences)
  2. Prinsip-prinsip rekayasa engineering (engineering principles)
  3. Analisis dan rekayasa
  4. Analisis dan perancangan pembangunan prasarana dan infrastruktur, prinsip rekayasa untuk menyelesaikan masalah.
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
 
 
RUJUKAN
a.   Das, B.M., (2007). Fundamentals of Geotechnical Engineering, Third Edition, Madrid, Spain.
b.   Holtz, R.D., Kovacs, W.D., (1981). An Introduction to Geotechnical Engineering, Prentice-Hall International, Inc, London.
c.   Lambe, T.W., Whitman, R.V., (1969). Soil Mechanics, John Wiley and Sons, Inc, United States of America.
 
MEKANIKA FLUIDA DAN HIDROLIKA
 
KODE                      : PAF401
BOBOT                    : 4 sks
SEMESTER            : 3
PASYARAT             : Fisika
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan prinsip-prinsip dan rumus-rumus yang berlaku pada cairan yang diam dan bergerak, aliran tertutup dan terbuka serta penerapannya di bidang Teknik Sipil.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mengenali prinsip-prinsip dan rumus-rumus yang berlaku pada cairan yang diam dan bergerak, aliran tertutup dan terbuka serta dapat mengaplikasikan di bidang Teknik Sipil. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai konsep teoritis sains-rekayasa (engineering scinces) dan perancangan prinsip-prinsip rekayasa (engineering principles). Mahasiswa menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan bidang keahliannya. Mahasiswamampu menemukan sumber masalah rekayasa pada bidang hidroteknik.
BAHAN KAJIAN
  1. Teoritis sains-rekayasa (engineering sciences)
  2. Prinsip-prinsip rekayasa engineering (engineering principles)
  3. Analisis dan rekayasa
  4. Analisis dan perancangan pembangunan prasarana dan infrastruktur
  5. Prinsip rekayasa untuk menyelesaikan masalah
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
  1. Chow Ven Te. (1985). Hidrolika Saluran Terbuka (Terjemahan). Erlangga, Indonesia.
  2. Triamodjo Bambang. (1996). Hidraulika I. Beta Offset, UGM. Yogyakarta.
 
REKAYASA LALU LINTAS
 
KODE                      : PTL201
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 3
PRASYARAT          : -
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang sifat pemakai jalan, sifat kendaraan, dan sifat variasi lalulintas, definisi dan hubungan antara kecepatan, arus dan kepadatan lalulintas, kapasitas dan tingkat pelayanan jalan, perencanaan pemasangan lampu lilulintas, teori antrian lalulintas, perencanaan daerah weaving, perencanaan daerah junction; sistem bebas hambatan
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mengerti memberikan pengertian tentang sifat pemakai jalan, sifat kendaraan, dan sifat variasi lalulintas, kecepatan, arus dan kepadatan lalulintas tingkat pelayanan jalan, kapasitas jalan, perencanaan lampu lalulintas, teori antrian lalulintas weaving, ramp junction, dan sistem bebas hambatan. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai prinsip dan teknik rekayasa transportasi. Mahasiswa mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah. Mahasiswa mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah rekayasa transportasi.
BAHAN KAJIAN
  1. Teoritis sains-rekayasa (engineering sciences)
  2. Prinsip-prinsip rekayasa engineering (engineering principles)
  3. Analisis dan rekayasa
  4. Analisis dan perancangan pembangunan prasarana dan infrastruktur
  5. Prinsip rekayasa untuk menyelesaikan masalah
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
  1. Bina Marga. (1979). Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Jakarta
  2. (1990). Highway Capacity Manual. Transportation Research Board. Washington DC
MEKANIKA BAHAN
 
KODE                      : PMB 303
BOBOT                    : 3 sks
SEMESTER            : 3
PRASYARAT          : Analisis Struktur 1 dan 2
KO-SYARAT           : -
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang pemahaman tentang konsep dasar mekanika bahan, kesetimbangan gaya internal dan eksternal, perilaku struktur serta teegangan-regangan yang terjadi mada material beton maupun baja akibat gaya luar, pemahaman dan perhitungan tegangan ijin, tegangan maksimum pada suatu penampang balok akibat beban sentris maupun eksentris, perhitungan balok akibat tegangan lentur, perhitungan lendutan maksimum pada balok dengan metode balok konjugasi, unit load, dan persamaan diferensial.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami konsep dan melakukan perhitungan tegangan dan regangan yang terjadi pada suatu penampang balok baik material baja maupun beton, mampu melakukan perhitungan untuk desain penampang balok akibat beban dan gaya yang bekerja, serta mampu menghitung defleksi pada balok akibat beban luar yang diberikan. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai konsep teoritis sains-rekayasa (engineering scinces) dan perancangan prinsip-prinsip rekayasa (engineering principles). Mahasiswa menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan. Mahasiswa mampu menemukan sumber masalah, melakukan analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa.
BAHAN KAJIAN
  1. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
  2. Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
  1. Hibbeler, R.C., (2011). Mechanics of Material, eighth edition. Prentice Hall.
  2. Gere, J.M., (2009). Mechanics of Materials, seventh edition. Cengage Learning.
 
STRUKTUR BETON BERTULANG I
 
KODE                      : PSB201
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 3
PRASYARAT          : Analisis Struktur 1 dan 2
KO-SYARAT           :
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentangpemahaman dan perhitungan struktur dengan menggunakan material beton yang didesain menggunakan konsep kekuatan batas pada balok, kolom, mapun pelat dengan penulangan tunggal akibat kombinasi beban mati dan hidup yang bekerja diatasnya.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami konsep struktur beton bertulang secara umum melalui elemen-elemen struktur baik karakteristik maupun kekuatan beton, serta mampu melakukan perhitungan untuk merancang penulangan balok, kolom, dan pelat berdasarkan kekuatan batas. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai konsep teoritis sains-rekayasa (engineering scinces) dan perancangan prinsip-prinsip rekayasa (engineering principles). Mahasiswa menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan. Mahasiswa mampu menemukan sumber masalah, melakukan analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sains alam
  2. Prinsip rekayasa untuk meyelesaikan masalah
  3. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
  4. Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
  1. MacGregor, J.G, Wight, J.K (2004) Reinforced Concrete – Mechanics and Design 4th Edition, Prentice Hall.
  2. SNI 2847:2013 – Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung.
ANALISIS STRUKTUR 3
 
KODE                      : PAS304
BOBOT                    : 3 sks
SEMESTER            : 4
PRASYARAT          : Analisis Struktur 1 dan 2, Mekanika Bahan
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang pemahaman dan perhitungan mengenai struktur statis tak tentu, baik balok, portal, maupun rangka batang, pemahaman dan perhitungan deformasi balok, portal diam, dan portal bergoyang akibat beban luat dengan menggunakan metode Clapeyron dan metode putara sudut (slope deflection), pemahaman dan perhitungan defleksi dan momen primer dari balok menerus, portal diam, dan portal bergoyang dnegan menggunkan metode Cross.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami, menghitung, dan menggambarkan nilai-nilai gaya dalam padastrukturstatis tak tentu, baik balok, portal diam, portal bergoyang, dan rangka batang, serta mampu menentukan defleksi yang terjadi pada struktur-struktur tersebut akibat beban luar. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai konsep teoritis sains-rekayasa (engineering scinces) dan perancangan prinsip-prinsip rekayasa (engineering principles). Mahasiswa menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan. Mahasiswa mampu menemukan sumber masalah, melakukan analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa.
BAHAN KAJIAN
  1. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
  2. Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
  1. Wang, C.K., (1969). Statically Indeterminate Structures. Mc Graw Hill Kogakusha Ltd.
  2. Hibbeler, R.C., (2011). Structural Analysis. Pearson Education.
 
 
 
STRUKTUR BETON BERTULANG II
 
KODE                      : PSB404
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 4
PRASYARAT          : Struktur Beton Bertulang 1
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang struktur pelat beton bertulang, konsep perancangan pelat 1 arah dan 2 arah, konsep pembebanan dan penulangan pelat, kapasitas lentur balok, serta prosedur perancangan dinding geser.
 
 
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu menghitung dan merancang pelat 1 arah maupun 2 arah dengan metode koefisien momen geser maupun dengan metode perancangan lansung akibat kombinasi beban pelat. Serta mampu merancang penulangan geser tahan gempa pada join pertemuan balok dengan kolom dalam sebuah studi kasus. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai konsep teoritis sains-rekayasa (engineering scinces) dan perancangan prinsip-prinsip rekayasa (engineering principles). Mahasiswa menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan. Mahasiswa mampu menemukan sumber masalah, melakukan analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sains alam
  2. Prinsip rekayasa untuk meyelesaikan masalah
  3. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
  4. Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
a.   ICCSAFE (2012). IBC Structural/Seismic Design Manual Volume 3 : Examples for Concrete Buildings.
  1. MacGregor, J.G, Wight, J.K (2004) Reinforced Concrete – Mechanics and Design 4th Edition, Prentice Hall.
c.   PCA Notes on ACI 318-11 Building Code
  1. SNI 2847:2013 – Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung.
e.   SNI 1726:2012 Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung
 
STRUKTUR BAJA II
 
KODE                      : PSJ 304
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 4
PRASYARAT          : Struktur Baja 1
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisi tentang perencanaan struktur baja dengan menggunakan konsep LRFD, yang mencakup balok lentur 2 arah, perilaku balok dalam memikul beban torsi, perilaku tegangan dan regangan material, serta kombinasi beban aksial tekan-momen lentur pada struktur balok kolom.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu melakukan perencanaan dan perhitungan struktur baja secara lengkap dengan perhitungan balok lentur dengan kombinasi beban , serta melakukan perencanaan struktur balok kolom baik material baja maupun material komposit. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai konsep teoritis sains-rekayasa (engineering scinces) dan perancangan prinsip-prinsip rekayasa (engineering principles). Mahasiswa menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan. Mahasiswa mampu menemukan sumber masalah, melakukan analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sains alam
  2. Prinsip rekayasa untuk meyelesaikan masalah
  3. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
  4. Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
  1. ASCE/SEI 7-10. Minimum Design Loads For Buildings and Other Structures.
  2. Aghayere, A.O., Vigil, J., (2009). Structural Steel Design ; A Practice-Oriented Approach, Pearson.
  3. Salmon, C.G., Johnson, J.E., (1995). Steel Structures Design and Behavior Emphasizing Load and Resistance Factor Design, Fourth Edition, HarperCollins, New York.
 
dISAIN PONDASI 1
 
KODE                      : PGP304
BOBOT                    : 3 sks
SEMESTER            : 4
PRASYARAT          : Mekanika Tanah
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan pengujian tanah insitu, proses pengambilan tanah, perhitungan tekanan tanah lateral, perhitungan daya dukung dan perencanaan pondasi dangkal, analisis stabilitas dinding penahan tanah, stabilitas lereng, serta perhitungan penurunan tanah akibat pondasi blok.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami jenis dan tujuan pengujian tanah insitu, mampu melakukan analisis terhadap daya dukung dan keamanan pondasi dangkal, stabilitas dinding penahan tanah dan lereng, serta mampu melakukan analisis penurunan akibat pondasi blok. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai konsep teoritis sains-rekayasa (engineering scinces) dan perancangan prinsip-prinsip rekayasa (engineering principles). Mahasiswa mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah pada bidang keahliannya. Mahasiswa mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah pada bidang rekayasa geoteknik.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sains alam
  2. Prinsip rekayasa untuk meyelesaikan masalah
  3. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
  4. Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
  1. Bowles, J.E., (1997). Foundation Analysis and Design, 5th Edition, McGraw-Hill.
  2. Coduto, D.P., (2001). Foundation design Principles and Practices, 2nd Edition, Prentice Hall.
  3. Huntington, W.C., (1957). Earth Pressures andRetaining Walls, John Wiley & Sons, New York.
 
HIDROLOGI
 
KODE                      : pah201
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 4
PRASYARAT          : Statistika dan Probabilitas
KO-SYARAT           : -
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang siklus hidrologi berikut komponen-komponennya seperti DAS, aliran sungai, curah hujan, penguapan, dan infiltrasi, serta cara pengumpulan dan pengolahan data debit sungai dan curah hujan serta kendala-kendalanya, perhitungan aliran rencana untuk perencanaan air minum, PLTA, irigasi dan debit banjir rencana dengan berbagai metoda sesuai dengan pengamatan data aliran sungainya panjang, sedikit, atau tidak ada.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu mengolah data aliran sungai dan hujan, serta melakukan perhitungan hidrologi dengan berbagai metoda sesuai dengan ketersediaan data sungai dan data curah hujan untuk perencanaan dimensi bangunan-bangunan air. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai konsep teoritis sains-rekayasa (engineering scinces) dan perancangan prinsip-prinsip rekayasa (engineering principles). Mahasiswa mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah pada bidang keahliannya. Mahasiswa mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah pada bidang rekayasa hidroteknik.
 
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sains alam
  2. Prinsip rekayasa untuk meyelesaikan masalah
  3. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
  4. Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
  1. C.D. Soemarto (1995). Hidrologi Teknik. Edisi kedua Erlangga, Jakarta.
b.   Sriharto , B.R. (1995). Hidrologi Terapan, Edisi ke-3 KMTS UGM, Yogyakarta.
  1. E.M. Wilson (1993). Hidrologi Teknik. Edisi ke 4 (terjemahan) ITB Bandung.
 
manajemen Proyek dan Konstruksi (MP & K)
 
KODE                      : pmk301
BOBOT                    : 3 sks
SEMESTER            : 4
PRASYARAT          : -
KO-SYARAT           : -
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Matakuliah ini berisikan tentang pengertian dan konsep manajemen, proyek konstruksi, sumber daya proyek konstruksi, manajemen proyek konsruksi dan keberhasilan proyek konstruksi dengan indikator-indikator keberhasilannya yaitu biaya, mutu dan waktu, serta manajemen kontrak.
capaian pembelajaran
Mahasiswa mampu memahami pengertian, konsep dan fungsi manajemen. Pelaksanaan fungsi tersebut dan keberhasilan suatu proyek dalam manajemen agar mahasiswa dapat memahami tentang proyek konstruksi, daur hidup proyek kontruksi, pelaku-pelakunya, serta faktor-faktor kunci keberhasilannya. Mahasiswa mengenal perangkat dan metode yang digunakan bagi pengelolaan proyek konstruksi termasuk sistem informasi manajemen. Mahasiswa menguasai prinsip dan teknik konsep dan prinsip manajemen guna aplikasi proyek dan konstruksi.  Mahasiswa mampu menemukan sumber masalah manajemen rekayasa proyek konstruksi baik gedung, dan bangunan lainnya. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab ataspekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip dan rekayasa teknik (termasuk peraturan, norma, standar, pedoman, dan manual).
  2. Prinsip dan isu terkini dalam ekonomi, sosial, dan ekologi.
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
  1. Undang-Undang No 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi.
  2. Henderson, C. (2008). ProjectManagement for Construction, Fundamental Concepts for Owner, Engineers, Architects, & Builders. Carnegi Melon University, Pittsburgh.
  3. Logawa, G. (2007). Bunga Rampai Manajemen Proyek Konstruksi. UniversitasTrisakti, Jakarta.
  4. Sekarsari, J.T. (2014). Sistem Informasi Manajemen Teori dan Konsep Aplikasi pada Sektor Konstruksi, Jakarta.
  5. Wibowo, Agung, Kartono., (2008). Manajemen Konstruksi. UNISSULAdan UNDIP, Semarang.
 
matriks DAN METODE numerik
 
KODE                      : PUM206
BOBOT                    : 3 sks
SEMESTER            : 4
PRASYARAT          : Matematika 1 dan 2
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Materi pada mata kuliah ini berisi mengenai persamaan diferensial parsial orde 2 dan orde 3 baik homomen maupun non homogen, pengertian matriks, jenis matriks, penjumlahan dan perkalian matriks, transpose matriks, determinan dan invers matriks menggunakan metode adjoint, sistem persamaan linier dengan menggunakan metode Cramer, adjoint, dan eliminasi Gauss, nilai eigen, vektor eigen, konsep numerik, definisi galat, galat pembulatan, galat pemotongan, perambatan galat, galat numerik total, persamaan numerik non linier dengan metode Regula Falsi & Bisection, Iterasi, Secant, Newton-Raphson, konsep interpolasi, diferensial numerik, dan integrasi numerik.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami dan menghitung persamaan diferensial, operasi matriks, nilai dan vektor eigen, persamaan numerik, interpolasi, dan integrasi numerik yang nantinya dapat diaplikasikan pada bidang rekayasa teknik sipil. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Menguasai konsep matematika rekayasa dalam aplikasi pada bidang teknik sipil yang lebih kompleks. Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip-prinsip matematika untuk menyelesaikan masalah pada berbagai bidang rekayasa.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sais alam
  2. Prinsip rekayasa untuk menyelesaikan masalah
  3. Matematika rekayasa pada bidang rekayasa serta perancangan pembangunan prasarana
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
a.   Chapra, S. C., Canale, R.P., (2010). Numerical Methods for Engineers, Sixth Edition. McGraw-Hill.
b.   Tobias, M.J. (2011). Matrices in Engineering Problems. Morgan & Claypool.
ANALISIS STRUKTUR MATRIKS
 
KODE                      : pST 305
BOBOT                    : 3 sks
SEMESTER            : 5
PRASYARAT          : Analisis Struktur 1, 2, dan 3
KO-SYARAT           :
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Matakuliah ini berisikan tentang pemahaman dan perhitungan hubungan gaya luar, tegangan, regangan, perobahan bentuk dan pembentukan matrix fleksibilitas; pemahaman dan perhitungan hubungan perubahan bentuk, regangan, tegangan, gaya luar dan pembentukan matrik kekakuan.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami perhitungan balok portal statis tak tentu dengan metode matrik tingkat 2, metode matrik fleksibilitas dan matrix kekakuan (fleksibility method dan stiffness method). Mahasiswa mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah pada bidang keahliannya. Mahasiswa mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah pada bidang rekayasa hidroteknik.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sains alam
  2. Prinsip rekayasa untuk meyelesaikan masalah
  3. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
  4. Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
  1. Ghali  A.M  Neville. (xxx). Structural Analysis A Unified Classical And Matrix Approach. Chapman and Hall.
  2. J.M.Gere & Weaver. (xxx). Analysis of Framed Structures. Van Nos trand Company Inc.
  3. M.Daniel Vanderbilt. (xxx). Matrix Structural Analysis. Quantum Publisher Inc.
DISAIN PONDASI 2
 
KODE                      : pgp205
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 5
PRASYARAT          : Mekanika Tanah, Disain Pondasi 1
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan pengenalan dan perancangan fondasi dangkal, fondasi dalam, perhitungan daya dukung fondasi, analisa hasil uji pembebanan fondasi tiang dan daya dukung kelompok tiang, serta perancangan,analisa turap dan teknik penjangkaran.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami jenis fondasi dan melakukan perancangan fondasi dangkal, fondasi dalam,dan turap. Serta mampu menganalisa hasil uji pembebanan fondasi tiang, daya dukung kelompok tiang dan tiang tunggal dengan beban lateral. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai konsep teoritis sains-rekayasa (engineering scinces) dan perancangan prinsip-prinsip rekayasa (engineering principles). Mahasiswa mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah pada bidang keahliannya. Mahasiswa mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah pada bidang rekayasa geoteknik.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sains alam
  2. Prinsip rekayasa untuk meyelesaikan masalah
  3. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
  4. Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
  1. Bowles, J.E., (1997). Foundation Analysis and Design, 5th Edition, McGraw-Hill.
  2. Coduto, D.P., (2001). Foundation design Principles and Practices, 2nd Edition, Prentice Hall.
 
MANAJEMEN PEMBIAYAAN PROYEK DAN KONSTRUKSI
 
KODE                         : pMK302
BOBOT                       : 3 sks
SEMESTER               : 5
PRASYARAT             : Manajemen Proyek dan Konstruksi
KO-SYARAT              : -
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisi tentang dasar-dasar ekonomi teknik, investasi, analisis ekonomi, teknik evaluasi (benefit cost ratio, analisis titik impas, analisis kepekaan), Rencana Anggaran Biaya proyek konstruksi, proses lelang dan kontrak proyek konstruksi.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa dapat mengenal prinsip-prinsip dasar ekonomi teknik dan kaitannya dalam proyek konstruksi, mampu melakukan suatu analisis ekonomi sederhana terhadap beberapa alternatif investasi dan memahami tentang proses pengadaan jasa kontraktor/ pelaksana (proses leleang dan kontrak proyek), mampu menyusun rencana anggaran biaya proyek konstruksi oleh masing-masing pihak penyedia jasa konstruksi. Mahasiswa mengenal perangkat dan metode yang digunakan bagi pengelolaan proyek konstruksi termasuk sistem informasi manajemen. Mahasiswa menguasai prinsip dan teknik konsep dan prinsip manajemen guna aplikasi proyek dan konstruksi.  Mahasiswa mampu menemukan sumber masalah manajemen rekayasa proyek konstruksi baik gedung, dan bangunan lainnya. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab ataspekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.
BAHAN KAJIAN
Keputusan secaratepat dalam konteks penyelesaian masalah
 
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning(PBL)
RUJUKAN
a.   Marsudi Joyowiyono, FX., (1993), Ekonomi Teknik 1 dan 2. Badan Penerbit Pekerjaan Umum, Jakarta.
  1. Newnan, Donald G., (1990). Engineering Economic Analysis. Binarupa Aksara.
  2. Blank, Leland T., (1989). Engineering Economy. Mc.Graw Hill.
  3. B.N. Dutta, Prof. BECE.,B.Sc.(Hons.), A.M.I.E. (Ind. ). Estimating and Costing in Civil Engineering. USB Pulishers’ Distributor Ltd. New Delhi.
  4. HM, Agung W,  H.Kartono W., ( 2008). Rencana Anggaran Biaya.
 
METODE PELAKSANAAN KONSTRUKSI
 
KODE                         : pMP251
BOBOT                       : 2 sks
SEMESTER               : 5
PRASYARAT             : -
KO-SYARAT              : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang proyek konstruksi dengan alat-alat beratnya, transportasi material dan armada pada proyek pemindahan tanah mekanis, penggunaan multiple activity chart (MAC), perputaran perancah untuk pekerjaan yang bersifat repetitive pada proyek konstruksi, perhitungan bekisting (formwork), perhitungan bekisting pelat, balok, kolom dan dinding (cara konfensional), bekisting paten (patent formwork), bekisting permanen (permanent formwork).
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu menghitung waktu perputaran dan produksi rata-rata serta biaya yang diperlukan untuk alat berat di proyek konstruksi, mampu membuat MAC dari pengecoran, mampu mendesain perputaran mampu menghitung banyaknya bahan yang diperlukan untuk membuat bekisting konvensional, mengetahui cara bekerjanya bekisting paten dan bekisting permanen, mampu mengklasifikasikan metoda- metoda pelaksanaan konstruksi yang umum dan khusus. Mahasiswa mengenal perangkat dan metode yang digunakan bagi pengelolaan proyek konstruksi termasuk sistem informasi manajemen. Mahasiswa menguasai prinsip dan teknik konsep dan prinsip manajemen guna aplikasi proyek dan konstruksi.  Mahasiswa mampu menemukan sumber masalah manajemen rekayasa proyek konstruksi baik gedung, dan bangunan lainnya. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab ataspekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.
 
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip dan rekayasa teknik (termasuk peraturan, norma, standar, pedoman, dan manual).
  2. Prinsip dan isu terkini dalam ekonomi, sosial, dan ekologi.
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN
  1. F. Wigbout Ing., (1992). Buku pedoman tentang bekisting (kotak cetak). Penerbit Erlangga. Jakarta.
  2. Roy Chudley. (1999).  Advanced Construction Technology, third edition.
  3. Gunawan Logawa. (2007). Bunga Rampai Manajemen Proyek Konstruksi. Penerbit Universitas Trisakti. Jakarta.
 
REKAYASA GEMPA
 
KODE                         : psg201
BOBOT                       : 2 sks
SEMESTER               : 5
PRASYARAT             : Analisis Struktur 1, 2, dan 3
KO-SYARAT              : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang seismologi(terjadinya gempa, pergeseran, energi gempa), dasar-dasar struktur dinamis, teori vibrasi, persamaan gerak tanah akibat gempa, response spectra, analisis sistem MDOF dengan metode shear building, peta gempa Indonesia, perhitungan geser dasar, geser tingkat, momen guling akibat gaya lateral tingkat dengan metode statis ekivalen
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami tentang, seismologi, teori vibrasi dan struktur dinamis serta pembuatan response spectra, memahami peraturan gempa dan peta gempa Indonesia, dapat melakukan analisis sistem MDOF dengan metode shear bulding, melakukan perhitungan geser geser dasar (base shear), geser tingkat, dan momen guling akibat gaya lateral tingkat dengan metode statis ekivalen. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai konsep teoritis sains-rekayasa (engineering scinces) dan perancangan prinsip-prinsip rekayasa (engineering principles). Mahasiswa mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah pada bidang keahliannya. Mahasiswa mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah pada bidang rekayasa struktur.
 
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sains alam
  2. Prinsip rekayasa untuk meyelesaikan masalah
  3. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
  4. Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN
  1. SNI 1726:2012. Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Bangunan Gedung
  2. Wakabayashi, Minoru., (1985). Design of Earthquake-resistant Buildings
  3. V. Berg, Glen., (1989).Elements of Structural Dynamics, Prentice Hall
  4. A Primer, Anil K. Chopra, EERI .,(1981). Dynamic of Structures
  5. Mario Paz, Chapman & Hall.,(1994). International Handbook of Earthquake Engineering - Codes, Programs and Examples.
 
STRUKTUR BETON PRATEGANG
 
KODE                      : psb203
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 5
PRASYARAT          : Struktur Beton Bertulang 1 dan 2
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan pengenalan mengenai material beton prategang, perhitungan perencanaan dan analisis komponen struktur prategang akibat beban lentur dan beban geser, perhitungan perencanaan balok menerus beton prategang, perhitungan perencanaan dan analisis beton pracetak sederhana.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mengenal konsep beton prategang, memiliki pemahaman dan mampu melakukan perhitungan perencanaan struktur beton prategang akibat beban-beban yang bekerja diatasnya. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai konsep teoritis sains-rekayasa (engineering scinces) dan perancangan prinsip-prinsip rekayasa (engineering principles). Mahasiswa mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah pada bidang keahliannya. Mahasiswa mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah pada bidang rekayasa struktur.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sains alam
  2. Prinsip rekayasa untuk meyelesaikan masalah
  3. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
  4. Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN
  1. American Concrete Institute (2011): Builing Code Requirements for Structural Concrete (ACI 318-2011)
  2. Lin, T.Y., Burns, N.H.,(1981): Design of Prestressed Concrete Structures, third edition. John Wiley & Sons, New York.
  3. PCI Design Handbook (2004). Precast and Prestressed Concrete, sixth edition.
PELABUHAN
 
KODE                    : pTP 205
BOBOT                  : 2 sks
SEMESTER          : 5
PRASYARAT        : Dasar-dasar Rekayasa Transportasi, Analisis Struktur 3
KO-SYARAT         : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang definisi dan konsep perencanaan pelabuhan, jenis dan ukuran serta volume lalu lintas kapal, pembuatan layout pelabuhan beserta fasilitasnya, rencana induk pelabuhan, perencanaan fender dan analisa pengaruh tambat kapal terhadap struktur pelabuhan, serta pengoperasian pelabuhan
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa diharapkan mampu memahami definisi pelabuhan, jenis dan volume lalu lintas kapal serta dapat merencanakan layout  pelabuhan secara menyeluruh lengkap dengan fasilitasnya (seperti: dermaga,fender, kolam pelabuhan, pemecah gelombang, dsb), selain itu mahasiswa diharapkan dapat memahami sistem pengoperasian pelabuhan (meliputi: penggunaan peralatan peti kemas, pertumbuhan angkutan barang secara global, pengembangan kawasan hinterland, dan jaringan pelayaran nasional). Mahasiswa mampu menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa mengusai teknik rekayasa hidroteknik, untuk menganalisis permasalahan infrastruktur. Mahasiswa mampu mengambil keputusan secaratepatdalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya. Mahasiswa mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah rekayasa pada bidang hidroteknik.
 
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sains alam
  2. Prinsip rekayasa untuk meyelesaikan masalah
  3. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
  4. Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN
  1. A.D,Quinn.,(1972). Design and Construction of Port and Marine Structure, Mc Grow Hill, New York.
  2. UNCTAD,(1983). A Handbook for Planners in Development Countries, United Nation, New York.
  3. OCDI, (1991). Technical Standard For Port and Harbour Facilities.
  4. Sinker P.T,Gregory. , (2004). Port Engineering, Planning, Construction, Maintenance and Security.
  5. Suwandi,Saputro., (2005). Perancangan Teknis Dermaga.
  6. Direktorat Pelabuhan dan Pengerukan, DITJEN HUBLA. (2005). Pedoman Teknis Pemilihan dan Penetapan Lokasi Pelabuhan di Indonesia. Jakarta.
  7. Direktorat Pelabuhan dan Pengerukan, DITJEN HUBLA. (2006). PedomanTeknis Rencana Induk Pelabuhan. Jakarta.
 
DRAINASE
 
KODE                         : pAp 205
BOBOT                       : 2 sks
SEMESTER               : 5
PRASYARAT             : Mekanika Fluida dan Hidrolika, Hidrologi
KO-SYARAT              : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang definisi-definisi umum terkait sistem drainase, hubungan drainase dengan perkembangan wilayah dan pertumbuhan penduduk, drainase berwawasan lingkungan (ecodrain), tahapan perencanaan drainase (rencana induk, studi kelayakan dan detail desain), analisa hidrologi dan hidrolika terkait perencanaan drainase, perencanaan bangunan resapan dan polder serta manajemen drainase perkotaan
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami definisi umum terkait sistem drainase perkotaan, tahapan perencanaan drainase, dan manajemen drainase perkotaan serta mampu merencanakan jaringan drainase perkotaan yang berwawasan lingkungan. Mahasiswa mampu menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa mengusai teknik rekayasa hidroteknik, untuk menganalisis permasalahan infrastruktur. Mahasiswa mampu mengambil keputusan secaratepatdalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya. Mahasiswa mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah rekayasa pada bidang hidroteknik.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sains alam
  2. Prinsip rekayasa untuk meyelesaikan masalah
  3. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
  4. Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN
a.   Suripin., (2004). Sistem Drainase Perkotaan Yang Berkelanjutan. Andi, Yogyakarta.
b.   Hindarko., (2000). Drainase Perkotaan. Edisi kedua, ES-HA.
c.   SNI (1990). Tata Cara Perencanaan Umum Drainase Perkotaan. Departemen Pekerjaan Umum. Jakarta.
d.   SNI (1990). Tata Cara Perencanaan Teknik Sumur Resapan Air Hujan Untuk Lahan Pekarangan. Departemen Pekerjaan Umum. Jakarta
e.   SIN (1990). Spesifikasi Sumur Resapan Air Hujan Untuk Lahan Pekarangan. Departemen Pekerjaan Umum. Jakarta.
f.    SNI (1994). Tata Cara Perencanaan Drainase Permukaan Jalan. Dewan Standarisasi Nasional. Jakarta.
g.   Soekrasno., (2008). Drainase Perkotaan (Diktat Kuliah). Jakarta.
 
GEOMETRIK JALAN
 
KODE                         : pTJ205
BOBOT                       : 2 sks
SEMESTER               : 5
PRASYARAT             : Dasar-dasar Rekayasa Transportasi
KO-SYARAT              : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang dasar-dasar perancangan bentuk, kemanan, dan kenyamanan geometri jalan, peran dan peluang kerja dalam pembangunan dan pemeliharaan, parameter perencanaan geometri jalan, parameter perencanaan alinyemen horizontal, dan perencanaan alinyemen vertikal.
 
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa memahami konsep perencanaan geometrik jalan, mampu menjabarkan parameter-paramenter yang diperlukan dalam perencanaan, mampu merencanakan suatu geometri jalan berdasarkan data aktual lapangan beserta perencanaan alinyemen vertikal maupun horizontal. Mahasiswa menguasai prinsip dan teknik rekayasa transportasi. Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur. Mahasiswa mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah rekayasa pada bidang transportasi dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan, keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sains alam
  2. Prinsip rekayasa untuk meyelesaikan masalah
  3. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
  4. Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN
a.   Sukirman, S., (1999). Dasar-dasar Perencanaan Geometri Jalan. Nova, Bandung.
b.   (1997). Tata Cara Perencanaan Geometri Jalan Antar Kota. Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta.
 
TEKNIK PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PROYEK KONSTRUKSI
 
KODE                         : pmk 206
BOBOT                       : 2 sks
SEMESTER               : 6
PRASYARAT             : Manajemen Proyek dan Konstruksi, Manajemen  Pembiayaan Proyek dan Konstruksi
KO-SYARAT              : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang pengertian, fungsi, dan faktor yang mempengaruhi suatu proyek konstruksi, pemahaman estimasi waktu untuk mengendalikan proyek, memahami konsep durasi kritis pada proyek konstruksi.
 
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahsiswa mampu mengetahui tahapan pekerjaan dalam setiap pelaksanaan proyek konstruksi, mampu menentukan durasi pekerjaan dalam setiap tahap pelaksanaan, mampu menentukan waktu kritis dari suatu proyek konstruksi. Mahsiswa mampu menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai prinsip-prinsip peraturan, pedoman dalam pembangunan konstruksi. Mahasiswa mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya. Mahasiswa mampu melakukan riset melalui identifikasi dan analisis dari bidang rekayasa manjemen konstruksi yang ditemui.
BAHAN KAJIAN
Pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi.
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN
  1. Mubarak, S., (2010). Construction Project Scheduling and Control. John Wiley & Sons.
  2. Patrick, C., (2003). Construction Project Planning and Scheduling. Prentice Hall. 
  3. Lewis, J.P., (2010). Project Planning, Scheduling and Control. The University of Iowa.
 
REKAYASA IRIGASI
 
KODE                        : PAB306
BOBOT                     : 3 sks
SEMESTER              : 6
PRASYARAT            : Mekanika Fluida dan Hidrolika, Hidrologi
KO-SYARAT             : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang sejarah irigasi dan perkembangannya, usaha pemerintah terkait irigasi, tahapan perencanaan dan pembangunan daerah irigasi (tata letak, tata nama,elevasi muka air, kebutuhan air irigasi, bangunan terkait irigasi, perencanaan bendung), permasalahan terkait irigasi dan kondisi lapangan
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami teknis dasar-dasar irigasi, sistim irigasi di Indonesia, tahapan perencanaan daerah irigasi, sistem bendung, perencanaan saluran utama maupun pembagian petak tersier, serta pengelolaan dan pemeliharaan,mampu melihat permasalahan irigasi secara langsung dari kondisi lapangan. Mahasiswa mampu menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai prinsip dan teknik rekayasa bangunan air. Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur. Mahasiswa mampu menemukan sumber masalah rekayasa melalui proses penyelidikan, analisis interpretasi data, dan prinsip-prinsip rekayasa.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sains alam
  2. Prinsip rekayasa untuk meyelesaikan masalah
  3. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
d.   Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN
  1. Departemen Pekerjaan Umum., (1986). Standar Perencanaan Irigasi KP-01. Jakarta.
  2. Departemen Pekerjaan Umum., (1986). Standar Perencanaan Irigasi KP-02. Jakarta
  3. Departemen Pekerjaan Umum., (1986). Standar Perencanaan Irigasi KP-03. Jakarta
  4. Departemen Pekerjaan Umum., (1986). Standar Perencanaan Irigasi KP-04. Jakarta
  5. Sih Andayani. Diktat Kuliah Irigasi dan Bangunan Air Jilid I.
                                
                                 PERANCANGAN BANDAR UDARA
 
KODE                      : PTU201
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 6
PRASYARAT          : Dasar-dasar Rekayasa Transportasi
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang dasar,karakteristik, unsur perencanaan bandar udara, sistem jaringan penerbangan, klasifikasi dan perencanaan runway, konsep dan operasional terminal, tahapan perencanaan Bandar Udara, perencanaan struktur perkerasan dan kapasitas runway, apron dan taxiway,pemeliharaan dan pengelolaan fasilitas Bandar Udara
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami tentang dasar-dasar dan karakteristik bandar udara,  perencanaan sistem bandar udara atau landas pacu, perencanaan perletakan dan kapasitas serta struktur perkerasan landas pacu, perencanaan konsep serta operasional bangunan terminal penumpang, peralatan bantu navigasi penerbangan serta jaringan penerbangan, operasional serta pengelolaan dan perawatan fasilitas bandar udara. Mahasiswa mampu menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa mengetahui perkembangan teknologi terbaru dan terkini. Mahasiswa mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya. Mahasiswa mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah rekayasa transportasi.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sains alam
  2. Prinsip rekayasa untuk meyelesaikan masalah
  3. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
d.   Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN
  1. Horronjeff ,Robert., (1994). Planning and Design of Airport.
  2. Ashford, Norman Paul H. Wright., (1979). Airport Engineering.
  3. ICAO Annex 14, Aerodrome., (1999). International Standard and  Recommended Practices.
  4. Neufvill, Richard de Amadeo Odoni., (2003). Airport System Palnning, Design and Management.Mc Graw Hill
STRUKTUR KAYU
 
KODE                         : PSK201                    
BOBOT                       : 2 sks
SEMESTER               : 6
PRASYARAT             : Analisis Struktur 1 dan 2
KO-SYARAT              : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang sifat fisis kayu, kekuatan lentur, tarik, geser dan tekan, desain dan perhitungan balok kayu yang menahan beban lentur, perencanaan kayu sebagai komponen struktur tarik dan tekan, desain dan perhitungan sambungan pada kayu (alat sambung paku dan alat sambung baut).
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami sifat fisis, kekuatan lentur, tarik, geser dan tekan kayu, mampu melakukan perhitungan balok kayu yang menahanbeban lentur serta balok kayu sebagai komponen struktur tarik dan tekan. Selain itu, mahasiswa mampu mendesain jenis sambungan pada kayu (dengan alat sambung paku dan baut). Mahasiswa mampu menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. . Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai konsep teoritis sains-rekayasa (engineering scinces) dan perancangan prinsip-prinsip rekayasa (engineering principles). Mahasiswa mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah pada bidang keahliannya. Mahasiswa mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah pada bidang rekayasa struktur.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sains alam
  2. Prinsip rekayasa untuk meyelesaikan masalah
  3. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
d.   Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL
RUJUKAN
  1. Awaludin,Ali., (2005). Dasar- dasar Perencanaan Sambungan Kayu (mengacu pada SNI-5, 2002). Biro penerbit KMTS  FT UGM, Yogyakarta
  2. Breyer DE, Fridley KJ, Cobeen KE, Pollock DG.,( 2007). Design of Wood Structures ASD/LRFD. McGrawHill
  3. Suryoatmono, B., (2009). Soal-jawab Struktur Kayu LRFD. Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Katolik Parahyangan.
  4. SNI (Standar Nasional Indonesia).,( 2002). Tata cara perencanaan konstruksi kayu Indonesia. Badan Standar nasional BSN
  5. P.E ,Robert J Hoyle  jr., (1973). Wood Technology in the design of Structures. third  edition.  Mountain Press Publishing Company.
  6. Felix Yap, Ir. (1964). Konstruksi kayu. Penerbit Dhiwantara. Bandung.
  7. Anonim.,( 2005). National Design Specification (NDS) for Wood Construction ASD/LRFD. American Forest & Paper Association, Inc
 
REKAYASA SUMBER DAYA AIR
 
KODE                         : PAd201                   
BOBOT                       : 2 sks
SEMESTER               : 6
PRASYARAT             : Mekanika Fluida dan Hidrolika, Hidrologi
KO-SYARAT              : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan metoda untuk mengenali dan memahami permasalahan sumberdaya air secara komprehensif dan melakukan perancangan sumber daya air dalam sistem yang terpadu dan berkesinambungan.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu mengenali dan memahami permasalahan sumberdaya air secara komprehensif, dan diharapkan mampu melakukan perancangan sumberdaya air dalam sistem yang terpadu dan berkesinambungan. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai prinsip dan teknik rekayasa hidroteknik.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sains alam
  2. Prinsip rekayasa untuk meyelesaikan masalah
  3. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
d.   Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN     
  1. Franzini., Linsey. Water ResourcesEngineering
  2. Sosrodarsono, S. Perbaikan dan Pengaturan Sungai
  3. Kuifer, E. Water Resources Project Economics
  4. Undang-undang Lingkungan No.23 Tahun 1997
 
PERENCANAAN JALAN KERETA API
 
KODE                      : PTR 206
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 6
PRASYARAT          : Analisis Struktur 1 dan 2
KO-SYARAT           :
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang definisi umum terkait kereta api (peta rencana KA di Indonesia, klasifikasi, jenis lokomotif),standar jalan, sistem pembebanan, geometri dan penampang melintang rel,ruang bebas dan ruang bangun jalan kereta api,kapasitas lalu lintas, perencanaan detail rel (struktur jalan rel, struktur penambat, bantalan, wesel dan sisem drainase jalan rel).
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa memahami tentang definisi umum terkait kereta api (peta rencana KA di Indonesia, klasifikasi, jenis lokomotif),standar jalan, sistem pembebanan, geometri dan penampang melintang rel,ruang bebas dan ruang bangun jalan kereta api,kapasitas lalu lintas, serta mampu merencanakan detail rel (struktur jalan rel, struktur penambat, bantalan, wesel dan sisem drainase jalan rel). Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Maasiswa memiliki pengetahuan tentang perkembangan teknologi terbaru dan terkini. Mahasiswamampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur. Mahasiswa mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah rekayasatransportasi dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, keselamatan publik, sosial dan lingkungan.
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip-prinsip matematika dan sains alam
  2. Prinsip rekayasa untuk meyelesaikan masalah
  3. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
  4. Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN
  1. Anonim.,(1986). Perencanaan Konstruksi Jalan Rel (Peraturan Dinas No.10) Perusahaan Jawatan Kereta Api.
  2. Anonim., (2006). Standar Teknis Perkeretaapian Indonesia. Departemen Perhubungan. Direktorat Jendral Perkeretaapian.
  3. Anonim.,(2007). Undang–Undang Republik Indonesia No.23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Departemen Perhubungan. Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
 
ILMU LINGKUNGAN
 
KODE                         : PAR201                   
BOBOT                       : 2 sks
SEMESTER               : 6
PRASYARAT             : Hidrologi
KO-SYARAT              : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan tentang definisi dan persyaratan air baku dan air minum, serta sistem distribusinya,sumber air, sistem pengolahan air (air minum, air limbah industri, air limbah domestik), penyebab dan penanggulangan banjir, pembangunan berkelanjutan, analisa dampak lingkungan RKL dan RPL.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami kriteria air, sistem distribusi dan pengolahannya, memahami penyebab dan penanggulan banjir serta konsep pembangunan berkelanjutan, memahami dampak-dampak pembangunan terhadap lingkungan. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab ataspekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai prinsip dan isu terkini dalam ekonomi, sosial, ekologi secara umum. Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur. Mahasiswa mampu melakukan riset yang mencakup identifikasi, formulasi, dan analisis masalah.
 
BAHAN KAJIAN
Implementasi ilmu pengetahuan, teknologi berdasarkan kaidah, tatacara dan etika ilmiah.
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN                        
  1. UU RI No. 4/1982 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup
  2. PP RI No. 27/1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
  3. Salim Emil, Prof.,(1996). Pembangunan Berwawasan Lingkungan Hidup.LP3ES.Jakarta  
  4. Salim Emil, Prof., (1995). Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Mutiara Sumber Widya. Jakarta
  5. Suratmo, Gunawan., (1992). Analisis Dampak Lingkungan. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.
 
PERKERASAN JALAN
 
KODE                         : PTJ306                    
BOBOT                       : 2 sks
SEMESTER               : 6
PRASYARAT             : Mekanika Tanah
KO-SYARAT              : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan pengetahuan dan konsep untuk merencanakan bentuk dan kekuatan perkerasan jalan, pengetahuan mengenai struktur perkerasan lentur dan struktur perkerasan kaku.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami konsep dan mampu menghitung suatu disain perkerasan jalan baik menggunakan perkerasan kaku maupun perkerasan lentur. Mahasiswa mampu menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai prinsip dan teknik rekayasa transportasi. Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur. Mahasiswa mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah rekayasa pada bidang rekayasa transportasi.
BAHAN KAJIAN
Riset yang mencakup identifikasi, formulasi, dan analisis masalah rekayasa pada bidang rekayasa.
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
 
 
RUJUKAN
  1. Sudarsono, D.U., (1992). Berbagai Macam Metode Perhitungan Tebal Lapisan-lapisan Konstruksi Perkerasan Jalan yang Lentur (Flexible) Pada Jalan Raya & Jalan Kerja. Yayasan Badan Penerbit PU, Jakarta.
  2. Standar Nasional Indonesia, SNI 1732-1989-F., (1987). Tata Cara Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya dengan Analisa Komponen. Dewan Standarisasi Nasional-DSN, Jakarta.
  3. Suryawan, A., (2005). Perkerasan Jalan Beton Semen Portland (Rigid Pavement). Beta, Jogjakarta.
 
METODOLOGI PENELITIAN
 
KODE                         : PUB262                   
BOBOT                       : 2 sks
SEMESTER               : 6
PRASYARAT             : Teknik Penulisan dan Presentasi
KO-SYARAT              : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisikan mengenai pemahaman penlitian, jenis-jenis penelitian, teknik mempersempit topik permasalahan, review penelitian, studi pustaka, serta metodologi dalam penelitian.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami konsep penelitian dengan segala tahapan yang disyaratkan, sehingga menghasilkan suatu tulisan yang tidak hanya baik tetapi juga bermutu. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab ataspekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa mengetahui pengetahuan tentang teknik komunikasi dan perkembangan teknologi terbaru dan terkini.
BAHAN KAJIAN
Deskriptif sainfik hasil kajian.
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN
  1. Burn, R.B., (2000). Introduction to Research Method, Long
  2. Suhendro, B., (2000). Howto Write Scientific/Technical Paper for International Journal Publication. Workshop International Scientific Writing, LEMLIT UGM.
 
KEWIRAUSAHAAN TEKNIK SIPIL
 
KODE                      : ptj207
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 7
PRASYARAT          :
KO-SYARAT           :
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisi tentang filosofi kewirausahaan, jiwa kepemimpinan dalam mengelola usaha mandiri, pemahaman tentang sikap mental wirausahawan, pemahaman untuk menjadi seorang wirausahawan di bidang teknik sipil.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa memperoleh pemahaman tentang konsep wirausaha, dan mampu untuk melihat peluang-peluang insdustri yang dapat dibuka dalam bidang teknik sipil. Mahasiswa mampu menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan. Mahasiswa menguasai prinsip dan isu terkini dalam ekonomi, sosial, ekologi secara umum. Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur. Mahasiswa mampu memilih sumberdaya yang tepat  bagi penyelesaian permasalahan yang ada.
BAHAN KAJIAN
  1. Kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
  2. Kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
  3. Kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
  4. Sikap bertanggungjawab atas pekerjaan secara mandiri.
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN
  1. Anwar, M.H.M., (2014). Pengantar Kewirausahaan Teori dan Aplikasi. Kencana.
  2. Basrowi., (2014). Kewirausahaan untuk Perguruan Tinggi. Ghalia Indonesia.
  3. Salman, L. (2014). Kewirausahaan Teori, Praktik, dan Kasus-kasus, Edisi 2. Salemba.
PERANCANGAN BANGUNAN SIPIL
 
KODE                      : pAT 407
BOBOT                    : 4 sks
SEMESTER            : 7
PRASYARAT          : Drainase, Struktur Beton Bertulang 1 dan 2, Geometrik Jalan, dan Perkerasan Jalan
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Matakuliah ini berisikan berbagai kegiatan akademik yang memfasilitasi mahasiswa untuk mampu merancang berbagai bangunan teknik sipil pada suatu kawasan secara terpadu dengan bimbingan tim dosen baik dari dosen struktur, transportasi, air, manajemen konstruksi maupun geoteknik.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu merancang bangunan teknik sipil sesuai peraturan yang berlaku pada suatu kawasan secara terpadu dengan bimbingan tim dosen baik bangunan struktur, geoteknik, air dan transportasi serta mampu merancang persiapan pelaksanaan dan anggaran biaya serta spesifikasinya berbentuk dokumen tender. Mahasiswa menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. Mahasiswa menguasai konsep teoritis sains-rekayasa (engineering scinces) dan perancangan prinsip-prinsip rekayasa (engineering principles). Mahasiswa mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah pada bidang keahliannya. Mahasiswa mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah pada bidang rekayasa struktur, rekayasa geoteknik, rekayasa sumber daya air, rekayasa transportasi, maupun rekayasa manajemen konstruksi.
BAHAN KAJIAN
  1. Sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa
  2. Analisis interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa dalam bidang struktur, transportasi, dan air
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN
  1. Kumpulan Peraturan-Peraturan Bangunan Umum Indonesia dan Luar Negeri
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
 
KODE                      : UAG201
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 7
PRASYARAT          : -
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisi tentang hubungan antara manusia dengan agama, kedudukan manusia di dunia, pengertian agama Islam, dasar-dasar aqidah Islam, serta pemahaman mengenai ahklak sebagai manusia.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa memperoleh pemahaman tentang agama Islam dengan baik. Mahasiswa bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius. Mahasiswa mampu melaksanakan tugas yang diberikan dengan baik dan jujur. Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip-prinsip agama dalam penyelesaian permasalahan yang lebih kompleks dalam bidang rekayasa teknik sipil.
BAHAN KAJIAN
  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Nilai kemanusiaan berdasarkan agama, moral, dan etika.
  3. Mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila.
  4. Keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan.
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN
  1. Al-Quran dan terjemahannya dan tafsir
 
KEWARGANEGARAAN DAN KADEHAM
 
KODE                      :UKD202
BOBOT                    :2 sks
SEMESTER            : 7
PRASYARAT          : Pancasila
KO-SYARAT           : -
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Mata kuliah ini berisi tentang pengertian pengertian, tujuan, dasar yuridis dan pemahaman Pendidikan Kewarganegaraan dan Kadeham. Hakekat kadeham, civil society, wawasan kebangsaan, demokrasi konstitusional, implementasi deokrasi, hak asasi manusia, gross violotion of human right secara yuridis, identitas nasional, pengaruh globalisasi, sistem konstitusi, reformasi konstitusi, hak dan kewajiban warga negara, bela negara, geopolitik, dan geostrategi.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu menjadi seorang profesional maupun ilmuwan yang memiliki rasa kebangsaan dan cintatanah air, demokrasi yang berkeadaban, memahami konsep hak asasi manusia, serta mempunyai kesadaran berbangsa dan bernegara, serta bertanggungjawab dan bermoral dalam menerapkan ilmu yang dimilikinya. Mahasiswa berperan sebagai warga negara yang bangga dan cintatanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa. Mahasiswa menguasai prinsip dan isu terkini dalam ekonomi, sosial, dan ekologi secara umum. Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terstruktur.
BAHAN KAJIAN
  1. Nilai kemanusiaan berdasarkan agama, moral, dan etika.
  2. Kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
  3. Kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
  4. Kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
  5. Sikap bertanggungjawab atas pekerjaan secara mandiri.
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN
  1. Kaelan, (2004). Pendidikan Kewarganegaraan. Paradigma, Yogyakarta.
  2. Prayitno, (2009).  Kadeham. UniversitasTrisakti, Jakarta.
  3. Undang-undang No. 12 Tahun 2006 tentang Hak dan Kewajiban Warga Negara
  4. Undang-undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia
  5. Undang-undang No. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia
  6. Undang-undang Dasar Tahun 1945 hasil amandemen
 
KERJA PRAKTIK
 
KODE                      : PUK281
BOBOT                    : 2 sks
SEMESTER            : 8
PRASYARAT          : telah menempuh 84 sks
KO-SYARAT           :
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Kerja Praktik (KP) adalah kerja nyata yang dilakukan mahasiswa di sebuah proyek konstruksi. Proyek dapat berupa bangunan gedung, jembatan, jalan raya, dan bangunan air.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu menyusun deskriptif sainfik hasil kajian pengamatan dilapangan dalam suatu pekerjaan konstruksi dalam bentuk laporan kerja praktik. Mahasiswa mampu mengambil keputusan secaratepatdalam konteks penyelesaian masalah yang ditemui dilapangan. Mahasiswa mampu memelihara dan mengembangkan jaringan dengan pembimbing, kolega, maupun rekan sejawat baik di dalam maupun di luar lembaga.
BAHAN KAJIAN
  1. Deskriptif sainfik hasil kajian.
  2. Keputusan secara tepatdalam konteks penyelesaian masalah.
  3. Memelihara dan mengembangkan jaringan sejawat.
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN
  1. Buku Petunjuk Penyusunan Kerja Praktik, Teknik Sipil Universitas Trisakti.
 
TUGAS AKHIR
 
KODE                      : PUT408
BOBOT                    : 4 sks
SEMESTER            : 8
PRASYARAT          : menempuh 128 SKS dengan IPK ≥ 2, tanpa nilai D dan E
 
DESKRIPSI PEMBELAJARAN      
Tugas akhir merupakan karya tulis ilmiah yang merupakan hasil studi atau penelitian yang membahas suatu masalah dalam bidang ilmiah tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku, yang ditulis dan disusun oleh mahasiswa di bawah arahan pembimbingnya.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu menyusun deskriptif sainfik hasil kajian analisis dalam bidang konsentrasi rekayasa tertentu yang diminati dalam bentuk laporan tugas akhir. Mahasiswa mampu mengambil keputusan secaratepatdalam konteks penyelesaian masalah yang ditemui dilapangan. Mahasiswa mampu memelihara dan mengembangkan jaringan dengan pembimbing, kolega, maupun rekan sejawat baik di dalam maupun di luar lembaga.
BAHAN KAJIAN
  1. Deskriptif sainfik hasil kajian.
  2. Keputusan secara tepatdalam konteks penyelesaian masalah.
  3. Memeliharadan mengembangkan jaringan sejawat.
METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning (PBL)
RUJUKAN
  1. Buku Petunjuk Penyusunan Tugas Akhir, Teknik Sipil Universitas Trisakti.
Penerimaan Mahasiswa Baru Trisakti

icon-twitter.pngRecent Tweets

Instagram beberapa menit sempat terhenti. Sekarang Instagram sudah aktif lagi, termasuk ⏩ https://t.co/YYPgtd3jUW #Instagramdown
Rabu, 3 Okt 2018 08:08
#dukausakti : Kami mendapat informasi bahwa M. Ikhsan Imban termasuk salah satu korban meninggal dunia akibat gempa… https://t.co/zI4qJUZe16
Minggu, 30 Sep 2018 07:07
Sivitas Akademika Universitas Trisakti. Mari kita doakan saudara-saudara kita di Palu, Donggala dan sekitarnya. Doa… https://t.co/4dxI3XqDpO
Minggu, 30 Sep 2018 03:03
Mari kita berdoa untuk saudara-saudara kita Di Palu, Donggala dan sekitarnya. Doa untuk Indonesia Semoga diberikan… https://t.co/SyNRPGGnuH
Jumat, 28 Sep 2018 23:11
Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H #MasjidAsySyuhadaTrisakti #TrisaktiPictures #Usakti #Trisaktihttps://t.co/pozbrd4Ytq
Selasa, 11 Sep 2018 08:08
Segenap Keluarga Besar Universitas Trisakti mengucapkan: تقبل الله منا ومنكم صالح الأعمال /taqabbalaallahu minnaa… https://t.co/Juzf2F6q4c
Selasa, 21 Agu 2018 22:10
Barangsiapa menolong saudaranya, maka Allah akan selalu menolongnya. Mendoakan kebaikan bagi saudara kita yang ter… https://t.co/GhNrzKj0nH
Senin, 20 Agu 2018 00:12
Selamat Datang di Universitas Trisakti #trisaktimuda #trisaktimuda2018 #pkkmb #pkkmbusakti #pkkmbtrisaktihttps://t.co/sJxeYg8r98
Sabtu, 18 Agu 2018 23:11
Selamat Datang di Universitas Trisakti. #trisaktimuda #trisaktimuda2018 #pkkmb #pkkmbusakti #pkkmbtrisaktihttps://t.co/U5OXxRrKvc
Sabtu, 18 Agu 2018 23:11
Dirgahayu Republik Indonesia #17an #DirgahayuRI73 #DirgahayuRepublikIndonesia #DirgahayuIndonesiaku https://t.co/nh5nRqGTXh
Kamis, 16 Agu 2018 23:11
Pengumuman: Selasa dan Rabu, tanggal 21 dan 22 Agustus 2018 dinyatakan sebagai Hari Libur untuk semua Karyawan Univ… https://t.co/IvYhajeoVF
Senin, 13 Agu 2018 05:05
Selamat Hari Veteran Nasional. "Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai para Pahlawannya".… https://t.co/A5tdlyrfMC
Jumat, 10 Agu 2018 12:12
#PRAYFORLOMBOK https://t.co/QtXj6CpMJk
Minggu, 5 Agu 2018 14:02
Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, MSc., Ph.D (Plt Rektor Universitas Trisakti/Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti) bersama dr… https://t.co/inEF6o7Luh
Minggu, 29 Jul 2018 14:02
Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, MSc., Ph.D (Plt Rektor Universitas Trisakti/Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti @DitjenSDIDhttps://t.co/8P960XoaIh
Minggu, 29 Jul 2018 14:02
None No. 10 - Emilka Nuradanta (FH Usakti) Assalamualaikum Wr. Wb. Bang Non Ncang Ncing Nyak Babe! Ayo dukung Fin… https://t.co/VuvToC7ggI
Sabtu, 21 Jul 2018 02:02
Bertema “Jakarta Menuju Kota Berkelanjutan” FTSP Fair 2018 akan mengadakan beberapa rangkaian acara, yaitu : •Pamer… https://t.co/Deh7FNFJcb
Jumat, 20 Jul 2018 22:10
Yogyakarta (19/7) Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, MSc., Ph.D (Rektor Universitas Trisakti/Dirjen Sumber Daya Iptek Dik… https://t.co/WhA8YoBRRF
Kamis, 19 Jul 2018 07:07
Yogyakarta (19/7) Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, MSc., Ph.D (Rektor Universitas Trisakti/Dirjen Sumber Daya Iptek Dik… https://t.co/7K11Mq9SCv
Kamis, 19 Jul 2018 07:07
Universitas Trisakti kembali akan mendukung program Kompetisi Beasiswa Online pertama di Indonesia yaitu Online Sch… https://t.co/OItehQTugK
Rabu, 18 Jul 2018 23:11

icon-fb.png Recent Posts

#dukausakti : Kami mendapat informasi bahwa M. Ikhsan Imban termasuk salah satu korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Palu. Posisi terakhir (yg diketahui pd saat kehilangan komunikasi) almarhum berada di lt 7 Roa Roa Hotel Palu

Almarhum Muhammad Ikhsan Imban (FE MJ Usakti' 2002). Adalah kakak dari Angga Kurnia Imban (alumnus FTI-TI 2003, Wakil Presiden Mahasiswa Kepresma MM-UT 07/08)

Semoga almarhum mendapat tempat terbaik disisi-Nya. Keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran. .

Sivitas Akademika Universitas Trisakti. Mari kita doakan saudara-saudara kita di Palu, Donggala dan sekitarnya. Doa untuk Indonesia, semoga diberikan perlindungan dan keselamatan.

#UsaktiBerdoa
#PrayForDonggala
#PrayForPalu
#PrayForSulteng
#PrayForSulawesi
#PrayForIndonesia

#Usakti #Trisakti #UniversitasTrisakti #TrisaktiUniversity

https://www.instagram.com/p/BoVoO7qlbel/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=13oo3j5fsqf1q
Minggu, 30 September 2018 07:07
Sivitas Akademika Universitas Trisakti. Mari kita doakan saudara-saudara kita di Palu, Donggala dan sekitarnya. Doa untuk Indonesia, semoga diberikan perlindungan dan keselamatan.

#UsaktiBerdoa
#PrayForDonggala
#PrayForPalu
#PrayForSulteng
#PrayForSulawesi
#PrayForIndonesia

#Usakti #Trisakti #UniversitasTrisakti #TrisaktiUniversity
Minggu, 30 September 2018 03:03
Mari kita berdoa untuk
saudara-saudara kita Di Palu, Donggala dan sekitarnya. Doa untuk Indonesia
Semoga diberikan perlindungan dan keselamatan.

#UsaktiBerdoa
#PrayForDonggala
#PrayForPalu
#PrayForSulteng
#PrayForSulawesi
#PrayForIndonesia
Jumat, 28 September 2018 23:11
Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H

#MasjidAsySyuhadaTrisakti #TrisaktiPictures #Usakti #Trisakti #UniversitasTrisakti #TrisaktiUniversity
Selasa, 11 September 2018 08:08
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, telah meninggal dunia Bpk. Drs. H.Taufik Lagoda (alumni dan karyawan FEB Usakti), pada hari Rabu 22-8-2018 ba'da sholat magrib.

Semoga almarhum diampuni segala dosanya, diterima amal baiknya dan diberikan tempat yang mulia disisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Aamiin

Rumah Duka: Perum Dasana Indah blk sg 10 tangerang

#dukausakti
Rabu, 22 Agustus 2018 22:10
Segenap Keluarga Besar Universitas Trisakti mengucapkan:

تقبل الله منا ومنكم صالح الأعمال

/taqabbalaallahu minnaa wa minkum shaalihal a’maal/

Semoga Allah menerima amalan-amalan shalih kami dan anda semua

Selamat Hari Raya Idul Adha 1439 H

MASJID ASY SYUHADA TRISAKTI Masjid Darusy-Syifa Kampus B Universitas Trisakti Masjid Al Hikmah Kampus F #usakti #trisakti #universitastrisakti #trisaktiuniversity
Selasa, 21 Agustus 2018 22:10
Barangsiapa menolong saudaranya, maka Allah akan selalu menolongnya.

Mendoakan kebaikan bagi saudara kita yang tertimpa musibah dan berupaya untuk meringankan musibah yang dialami.

#PrayForLombok #Usakti #Trisakti Humas NTB
Senin, 20 Agustus 2018 00:12
Selamat Datang di Universitas Trisakti

#trisaktimuda #trisaktimuda2018 #pkkmb #pkkmbusakti #pkkmbtrisakti #mahasiswabaru #maba_usakti #mabatrisakti #maba2018 #usakti #trisakti #akreditasiA #universitastrisakti #trisaktiuniversity #trisaktimedia #sahabattrisakti Penerimaan Mahasiswa Baru
Sabtu, 18 Agustus 2018 23:11
Dirgahayu Republik Indonesia

#17an #DirgahayuRI73 #DirgahayuRepublikIndonesia #DirgahayuIndonesiaku
Kamis, 16 Agustus 2018 23:11
Pengumuman: Selasa dan Rabu, tanggal 21 dan 22 Agustus 2018 dinyatakan sebagai Hari Libur untuk semua Karyawan Universitas Trisakti.
Senin, 13 Agustus 2018 05:05
Selamat Hari Veteran Nasional. "Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai para Pahlawannya".

10 Agustus #HariVeteranNasional
Jumat, 10 Agustus 2018 12:12
#PRAYFORLOMBOK
Minggu, 5 Agustus 2018 14:02
Diumumkan kpd seluruh calon mahasiswa baru 2018 Universitas Trisakti, bahwa proses DAFTAR ULANG dilaksanakan semuanya di Gedung E lantai 3, dari tanggal 6 sd 18 Ags 2018, Sesuaikan kehadiran dengan Bukti Reservasi yg telah terunduh dari www.spmb.trisakti.ac.id, khusus yg tertanggal 17 Ags dialihkan ke 18 Ags 2018, terima kasih

#barensif_usakti
Sabtu, 4 Agustus 2018 07:07
Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, MSc., Ph.D (Plt Rektor Universitas Trisakti/Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti) bersama dr. Suriptiastuti, DAP&E, MS (Dekan FK Usakti) menghadiri Forum Dekan Fakultas Kedokteran se-Indonesia untuk memperbaiki pendidikan kedokteran di Indonesia.

Sumber Daya Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
Minggu, 29 Juli 2018 14:02
Regrann from @ milkadanta95 - None No. 10 - Emilka Nuradanta

Assalamualaikum Wr. Wb. Bang Non Ncang Ncing Nyak Babe!

Ayo dukung Finalis Abang None Jakarta 2018 Favoritmu dengan cara:

1. Follow Instagram @ abnonjakarta , cari dan Like foto None no. 10
2. Vote akan ditutup pada tanggal 27 Juli 2018
Pokoknya jangan lupa ajak Orang tua, Teman, Kerabat kalian semua untuk Vote Abang None Jakarta 2018 sebagai juara Favorit Tahun ini!! Assalamualaikum Wr. Wb. 🙏

#abnonjakarta #abnonlovejakarta #abangnonejakarta2018 #enjoyjakarta #dinaspariwisata #dkijakarta - #regrann
https://www.instagram.com/p/BleLc9RhfQo/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=vt9jmsr1s1r2
Sabtu, 21 Juli 2018 02:02

Guru Besar

Hubungi Kami


Jalan Kyai Tapa No. 1 Grogol
Jakarta Barat, Indonesia
Phone: (62-21) 566 3232
Fax: (62-21) 564 4270
Email: humas@trisakti.ac.id

Alumni